oleh

Sengketa Pilkades Telah Berakhir, Bupati Maros Lantik 2 Kades

MAKASSARTIMUR.COM, Maros- HM Hatta Rahman Bupati Maros akhirnya melantik dua kepala desa hasil pilkades serentak 2018 yang tertunda.

Kepala Desa yang dilantik, yakni Desa Pajukukang, Kecamatan Bontoa, Saharuddin dan Desa Damai Kecamatan Tanralili, Basri. 

Kedua kades diambil sumpahhya oleh Bupati Maros HM Hatta Rahman, di ruang Pola Kantor Pemerintah Daerah Maros, Senin, (22/04/2019).

Kades yang dilantik akan menjabat sebagai Kepala Desa dengan masa bhakti 2019 sampai 2025. Keterlambatan pelantikan ini didasarkan karena kedua desa tersebut tersangkut sengketa pilkades.

BACA JUGA  Kabar Duka...Bukan HOAX, Randi Pejuang Demokrasi Tewas Tertembak Saat Demo di Gedung DPRD Sultra

Pada kesempatan tersebut Hatta berpesan, pascapelantikan ini, tidak ada lagi gejolak di masyarakat, Hatta juga berharap agar dua kades yang telah dilantik ini bisa merangkul lawan politik kemarin.

Bupati Maros HM.Hatta Rahman berharap, pasca pelantikan Kades tersebut, Kades terpilih bisa menjadi figur yang diharapkan warga desa setempat. 

Sehingga kata dia, masalah politik pilkades kemarin, dapat diselesaikan dengan bijak, serta Kades terpilih tidak menganaktirikan dusun atau wilayah yang perolehan suaranya sedikit. Bupati mengingatkan, kades tidak bisa memiliki dendam, dan mengabaikan pembangunan di dusun yang tidak mendukung mereka di pilkades lalu. 

“Kades harus mengsejahterahkan semua dusun di wilayahnya. Walaupun ada dusun yang tidak mendukung mereka pada saat pilkades lalu. Karena saat dilantik, berarti Kades sudah milik warga desa, jadi tidak bisa lagi ada dusun yang terabaikan,” ujarnya. 

Hatta  meminta Kades terpilih untuk belajar mengelola anggaran dana desa. Jangan sampai kata dia, amanah sebagai Kades malah membawa mereka ke balik jeruji, karena tidak faham mengelola anggaran desa. 

“Pilkades kemarin juga biayanya mahal. Apalagi gaya-gaya pilkades mirip pilkada dan pileg, karena sudah memasang baliho. Persoalan duduk sebagai Kades bukan hal utama untuk diri sendiri,” katanya.

Penulis : Asman Masseng 
Editor : Adhitya

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *