oleh

Selama Pelaksanaan Kampanye Terbuka, Situasi Kondusif

MAKASSARTIMUR.COM, Jakarta,_ Sepanjang pelaksanaan kampanye terbuka Pemilu 2019 tidak ada hal menonjol selama situasi sangat kondusif, meski ada beberapa kejadian kecil, hal tersebut berhasil diatasi Polri.

“Telah berhasil ditangani oleh aparat keamanan setempat, adapun anggota yang dilibatkan di kampanye terbuka, baik itu tingkat Polres maupun Polda, ada 10 ribu lebih anggota yang bertugas. Mereka dibagi beberapa zona, artinya di seluruh Indonesia, Polda mengeluarkan sepertiga kekuatan yang ada,” jelas Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen. Pol. Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M., (05/04/19).

BACA JUGA  Masyarakat Berhak Meminta Informasi Hasil Pemilu 2019

Tahapan kampanye terbuka yang mulai digelar mulai 24 Maret 2019 hingga 13 April 2019 mendatang.

Sebelumnya, Polri menyebut di tingkat provin yang rawan bergeser, menjadi Maluku Utara, Papua, Aceh, NTB, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Papua Barat, DKI Jakarta, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Utara.

Pergeseran daerah rawan juga terjadi di tingkat kabupaten/kota menjadi Tangerang Selatan, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Banggai (Sulteng), Donggala (Sulteng), Mentawai (Sumbar), Tanah Datar (Sumbar), dan Yogjakarta.

BACA JUGA  Layangkan Gugatan ke MK, Tim Kuasa Hukum BPN Prabowo-Sandi Berharap MK Profesional

Indeks kerawanan itu dibuat berdasar faktor penyelenggara, faktor kontestasi capres, faktor kontestasi caleg, faktor pendukung, potensi gangguan kamtibmas, ambang gangguan, dan faktor gangguan nyata.

Polisi menggelar satgas pengamanan terbuka dan tertutup dengan pola pengamanan empat ring. Ring 1 itu VIP di atas panggung, ring dua sekitar panggung, ring tiga di area parkir, dan ring empat di jalan.

Sumber : Humas Polri
Editor : ADT

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *