oleh

Rakyat Bergerak Dukung Prabowo-Sandi Pada Pilpres 2019

Makassar,_   Muhammad Said Didu, Tim Pakar Capres nomor urut 2 Prabowo-Sandi siang tadi melakukan konferensi pers di warkop Phoenam jalan Boulevar-Makassar. (25/3/19)

Seperti diketahui, Said Didu adalah satu dari sekian banyak orang-orang terdekat JK yang mendukung Prabowo-Sandi.

Said Didu menjelaskan kenapa dirinya dan beberapa Tokoh di Sulawesi Selatan mendukung pasangan Prabowo-Sandi ” Tujuan saya mendukung pasangan Prabowo-Sandi adalah untuk menghentikan kebohongan di negeri ini ” jelasnya dihadapan awak media.

Said Didu juga mengungkapkan adanya fenomena yang menarik pada Pilpres 2019 ini.

” Rakyat bergerak menghadapi rakyat yang digerakkan, rakyat yang digerakkan mendapatkan berbagai macam fasilitas dan  berbagai  macam perlindungan, sementara rakyat yang bergerak ini mendapatkan berbagai macam intimidasi ” ujar Said Didu pada konferensi pers.

BACA JUGA  Demokrat Geram Diminta Keluar Dari Koalisi, Sebut Angka 62 Persen 'Angka Halu'

Dukungan dari masyarakat Sulawesi Selatan terhadap Prabowo-Sandi pada Pilpres kali ini sangat signifikan dan itu terlihat saat kampanye Akbar Prabowo di Makassar, (24/3/19).

Satu persatu orang terdekat JK yang merapat dan mendukung Prabowo-Sandi, ini  merupakan suatu bentuk kekecewaan masyarakat Sulewesi Selatan.

” Sejak terpilih 2014 lalu, JK hanya dijadikan ban serep dan ban serep ini digembosi lagi, pasti tidak akan digunakan ” ungkap Said Didu.

” Bayangkan jika ban serep yang digembosi, tidak akan mungkin dipakai, setahu saya ada 2 fungsi wapres yakni sebagai Tim evaluasi dan sebagai tim seleksi atau penentu akhir untuk jabatan Eselon I dan Direksi BUMN, namun saat Jokowi-JK terpilih 2014 lalu, fungsi itulah yang paling pertama kali dicabut dan peran wapres menjadi hilang ” tambahnya.

BACA JUGA  BPN Prabowo-Sandiaga : Tidak Ada Keretakan Koalisi Indonesia Adil Makmur, Meski Jokowi Berusaha Memecah

Seperti diketahui pada pilpres 2014 raihan suara pasangan Jokowi-JK di Sulawesi Selatan merupakan tertinggi kedua setelah Jawa Tengah, artinya peran JK pada Pilpres yang lalu sangat signifikan.

Inilah yang membuat masyarakat Sulsel kecewa dan beralih mendukung pasangan Prabowo-Sandi, orang-orang terdekat JK satu persatu hijrah ke pasangan nomor urut 2 Prabowo-Sandi, diantaranya adalah  Erwin Aksa (Tokoh Muda), Said Didu (Tokoh Nasional), Fatimah Kalla (Tokoh Perempuan Sulsel) dan masih banyak lagi tokoh Nasional dan Tokoh Sulsel yang merapatkan barisan mendukung pasangan Prabowo-Sandi.

Said Didu yang didampingi oleh tokoh masyarakat Makassar Bambang Suprianto melakukan blusukan menemui pedagang di pasar Daya, kemudian dilanjutkan di kelurahan Laikang.

” Ada pergeseran yang terjadi dimasyarakat, awalnya saya menganggap politik uang itu masih berlaku, yang punya uang saja yang mendapat suara ternyata masyarakat kita sudah cerdas dan saya menaruh harapan besar untuk demokrasi di Negeri ini ” ujar Said Didu usai belusukan di Kec. Biringkanaya

BACA JUGA  Deklarasi Triple Four Community Dukung Indriani Sofyan

Kesimpulannya adalah pertama masyarakat kini berfikir untuk dirinya daripada politik uang,  yang  kedua terus jangan halangi demokrasi, yang terakhir adalah tokoh dan masyarakat Sulsel kecewa karena JK hanya dijadikan ban serep dan saya yakin detik-detik akhir nanti akan banyak tokoh yang berbalik arah mendukung Prabowo-Sandi, ujar Said Didu mengakhiri konferensi pers diwarkop Phoenam.

Penulis/Editor : Adhitya

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *