oleh

Prabowo-Sandiaga Instruksikan Agar Relawan Yang Sakit Diperhatikan

MAKASSARTIMUR.COM, Jakarta- BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menyampaikan keprihatinan dan dukacita untuk para petugas KPPs yang meninggal dunia, BPN menilai harus ada evaluasi untuk penyelenggaraan pemilu selanjutnya.

Hal itu menyusul sejumlah anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) meninggal dunia saat bertugas.

Jumlah anggota KPPS yang meninggal dunia bertambah menjadi 230 orang. Selain itu, sebanyak 1.671 anggota KPPS dilaporkan sakit, angka ini mengacu pada data Komisi Pemilihan Umum (KPU), per Jumat (26/4/2019) sore.

Sudirman juga mendo’akan kesembuhan untuk petugas yang tengah sakit. Selain itu, Sudirman menyampaikan instruksi dari Prabowo agar para relawan mendapatkan perhatian.

“Kepada yang  gugur kami sampaikan dukacita dan keluarganya kami do’akan akan berikan kesabaran, yang sakit mudah-mudahan diberikan kesembuhan,” ujar Sudirman.

“Prabowo-Sandi sudah berikan instruksi agar relawan mendapat perhatian. Saya sore ini (26/4/19) akan ke dapil untuk mengunjungi dan bertemu dengan keluarga yang ditinggalkan,” imbuhnya.

BACA JUGA  Ketum Kompak Indonesia " Pilpres 2019, Makassar Milik Prabowo-Sandi "

Sudirman yang diketahui maju sebagai caleg DPR RI dari Partai Gerindra di dapil Jawa Tengah IX, yang meliputi Kabupaten Tegal, Kabupaten Brebes, dan Kota Tegal.

“Saya sore (26/4/19) ini akan ke dapil untuk mengunjungi beberapa korban dan bertemu dengan keluarga yang ditinggalkan,” ungkapnya.

Terkait dengan kecurangan, Sudirman menyebut Direktorat Advokasi BPN sedang mendokumentasikan bukti-bukti yang ada, BPN juga sudah melaporkan setidaknya 1.200 temuan kecurangan kepada Bawaslu.

“Kami punya tim untuk menyusun persiapan komunikasi dengan semua stakeholder, tim kami juga sedang persiapan untuk melakukan kunjungan ke berbagai media dan bertemu pihak-pihak lembaga internasional untuk menjelaskan ini.

BACA JUGA  Menko Polhukam, Partisipasi Pemungutan Suara Capai 80,90 Persen

Bukan untuk intervensi, tapi untuk concern bersama, karena diharapkan pihak ketiga bisa objektif melihatnya,” jelasnya.

Penulis : Ryand
Editor : Adhitya


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *