oleh

Diduga Ilegal, Aktivitas Tambang H. Olleng Rusak Jalan Umum

makassartimur.com, Maros._ Sejak memulai aktivitas penambangan bahan galian C jenis tanah urug dan batuan oleh H. Nasir di Desa Toddopulia kecamatan Tanralili Kabupaten Maros beberapa bulan yang lalu ternyata menuai sorotan dari warga disekitar areal tambang tersebut.

Mendapatkan laporan dari beberapa warga desa Toddopulia yang enggan disebutkan identitasnya, mengaku bahwa jalan yang biasa dilalui warga sekitar untuk melintas rusak parah akibat kendaraan pengangkut material tambang yang lalu lalang bahkan sampai malam hari.

LSM KOMPAK INDONESIA yang mendapatkan laporan dari warga tersebut langsung melakukan investigasi ke lokasi penambangan yang diprakarsai oleh H. Nasir yang akrab disapa H. Olleng. (24/01/19)

BACA JUGA  Tanah Bergeser, Warga Paleleng Mengungsi ke Tempat Aman

Ketua Umum KOMPAK INDONESIA, Adhitya Eka memimpin langsung kegiatan tersebut.

” aktivitas penambangan yang dilakukan H. Olleng memang terlihat asal-asalan dan mengabaikan aturan lingkungan hidup yang ada” jelas adhitya

Adanya akses jalan yang telah rusak akibat dari dampak negatif yang ditimbulkan oleh aktivitas penambangan yang dikelola oleh H. Olleng, tutur Adhitya pada awak media.

” Sebelum kita memulai usaha pertambangan terlebih dahulu kita harus mengidentifikasi dampak negatif akan ditimbulkan akibat kegaiatan tersebut” ungkap adhitya

BACA JUGA  Jenazah Briptu Hedar Yang Gugur Ditembak Kelompok Bersenjata Diwilayah Puncak-Papua, Tiba di Bandara Sultan Hasanuddin

H. Olleng harus bertanggung jawab penuh terhadap kerusakan jalan tersebut yang merupakan fasilitas umum (fasum) milik pemerintah.

” Tambang tersebut harus ditutup segera sebelum terjadi kerusakan-kerusakan yang lebih ” imbau Adhitya

Ketua umum Kompak Indonesia akan segera berkoordinasi dengan pihak Satpol PP kabupaten maros dan Polsek setempat agar tambang tersebut segera ditutup dan menghentikan seluruh kegiatanya dan memperbaiki jalan desa yang telah rusak dan segera membuat jalan sendiri untuk keperluan tambangnya. Jeasnya

BACA JUGA  HUT Sulsel Ke-350 Tahun, LSM Perak Maros Minta Gubernur Serius Pantau Dana Desa dan Kelurahan

Kompak Indonesia akan terus mengawal kasus ini sampai tambang tersebut dihentikan sementara dan apabila tidak ada tindak lanjut yang jelas dari aparat, maka kasus ini akan kami bawah keranah hukum yang lebih tinggi, tantang Adhitya 

Penulis : Irwan

Editor : Adhitya

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *