oleh

Debat Keempat, Moderator dan Panelis Komitmen Bersikap Profesional

Jakarta,_ Komisi Pemilihan Umum (KPU) terus melakukan persiapan jelang pelaksanaan Debat Keempat Calon Presiden Pemilu 2019 yang akan digelar pada 30 Maret 2019.

KPU mengikat janji bagi moderator dan panelis Debat Keempat dengan menandatangani pakta integritas.

Menurut Arief Budiman Ketua KPU RI , penandatanganan pakta integritas ini menunjukkan bahwa moderator dan panelis debat keempat ini siap untuk bekerja secara profesional dan berintegritas.

Hal ini sejalan dengan tuntutan publik kepada moderator dan panelis untuk dapat bersikap adil dan setara kepada semua kandidat.

“Moderator dan panelis ini mempunyai kompetensi di bidang masing-masing. Rumusan para panelis juga diharapkan dapat dijawab dengan baik oleh kandidat dan dapat dipahami oleh masyarakat pemilih,” tutur Arief saat menyaksikan penandatanganan pakta integritas ini, di Jakarta, (27/3/2019).

BACA JUGA  Tim Relawan Ibrahim Saleh Sosialisasi Sistem Pencoblosan

Ketua KPU RI Arief Budiman berpesan agar pertanyaan yang nantinya dirumuskan, terkait tema ideologi, pemerintahan, pertahanan dan keamanan serta hubungan internasional ini dapat mudah dipahami masyarakat dan membuat publik antusias.

Menurut Arief, apabila masyarakat antusias dan terus mengikuti jalannya debat, bahkan mampu memahami gagasan-gagasan para kandidat, maka hal itu bisa dijadikan referensi mereka menggunakan hak pilihnya.

Sementara itu, Koordinator Panelis Valina Singka Subekti menyatakan kesembilan panelis siap bersungguh-sungguh menyusun materi dan pertanyaan debat sesuai tema yang telah ditetapkan. Para panelis sebelumnya juga telah melakukan Focus Group Discussion (FGD) dengan narasumber-narasumber yang kompeten.

BACA JUGA  Jelang Pilkada Maros 2020, Dua Tokoh Pemuda Jadi Perbincangan Masyarakat

“Kami telah mengidentifikasi empat isu besar tema tersebut dan nantinya akan menjadi pertanyaan-pertanyaan dalam debat. Kami juga berharap, pertanyaan panelis ini akan menjadi bagian tak terpisahkan kepada siapapun yang terpilih nanti untuk menjadi masukan penting bagi kebijakan lima tahun mendatang,” tutur Valina yang juga pernah menjabat Anggota KPU RI periode 2001-2007.

Pada kesempatan yang sama, moderator debat Retno Pinasti dan Zulfikar Naghi menegaskan kesiapan dan niat tulusnya membantu KPU dalam debat agar berlangsung baik. Sebagai seorang jurnalis, mereka berdua juga menyatakan tetap akan mengedepankan prinsip-prinsip independensi dan keberimbangan dalam debat.

BACA JUGA  Tim Hukum Prabowo-Sandiaga Minta MK Mendiskualifikasi Capres 01 Atau Pemungutan Suara Ulang

“Sebuah kehormatan KPU kembali memilih jurnalis sebagai moderator debat. Jurnalis itu kepo-nya tinggi, tetapi kami disini siap untuk tidak kepo, dan siap jaga integritas para panelis hingga berlangsungnya debat nanti,” pungkas Retno yang juga jurnalis senior Grup Emtek.

Sumber : Humas KPU RI

Editor : Adhitya

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *